-aRumsaRi-

“Rendah Hati” Yang Sulit Ditanamkan Dalam Diri…^_^

Nah loh kenapa tau-tau aku membahas tentang ini??jd pada awalnya karena ketika semua pekerjaan telah diselesaikan ketika ide untuk tesis terhambat ketika bingung apa yang harus dikerjakan akhirnya browsinglah aku dan menemukan artikel pencerahan tentang ini….^_^

Diambil dari : http://www.jasadesainwebsite.net/menanamkan-sikap-rendah-hati-dalam-diri/menu-id-71.php yang aku resumekan

Pertama, hendaknya kita menerima kebenaran dari siapapun yang menyampaikannya.  Ada sebagian orang yang bisa menerima kebenaran jika kebenaran itu bersumber dari orang yang lebih tinggi strata sosialnya daripada dirinya. Tapi jika kebenaran itu bersumber dari orang yang dianggapnya lebih rendah darinya, ia enggan untuk menerimanya. Berbeda dengan orang yang mempunyai sifat rendah hati, ia akan selalu menerima kebenaran dari siapapun sumbernya, baik dari orang miskin ataupun orang kaya, dari orang hina ataupun orang mulia, dari orang kuat ataupun orang lemah, dari kawan ataupun lawan.

Kedua, hendaknya kita mempergauli orang lain dengan sikap yang lembut dan hati yang lapang dimanapun kita berada; dengan majikan ataupun pembantu, dengan orang terhormat ataupun orang hina, dengan orang kaya ataupun orang miskin.

Nah, apakah selama ini kita sudah mampu untuk mempergauli semua orang dengan penuh kelembutan dan kasih sayang?

Hmm…mendadak merenunglah aku membaca ini semua….karena berpikir aku bersikap diam dan lebih baik mengalah g ya ketika orang lain mengejek dan merendahkan aku dan keluargaku ketika ada orang yang bertanya dengan nada merendahkan??atau aku malah membela mati-matian bahkan membuatnya seolah-olah aku dan keluargaku lebih bagus (ini sama dengan sombong g ya??)…aku mau ga ya mendengarkan kebenaran, kebaikan, dan nasehat dari orang lain??atau aku terbiasa dengan membela diri sendiri dan menganggap semuanya “gampang dilakukan” dan tidak ada yang sulit buatku atau aku pernah dengan sadar ataupun tidak “merasa paling oke” dalam segala hal dibandingkan orang lain??:-(

Yups…perlu nampaknya aku merenung dan mengingat semua hal buruk yang pernah aku lakukan…betapa sifat “rendah hati” itu sangat disukai oleh Allah..betapa bersikap “rendah hati” itu susah sekali dipraktekkan dalam kehidupan kita sehari-hari…betapa lentur lidah dan pikiran kita sehingga mudah sekali berucap yang menyentuh “kesombongan”…

Mungkin kali ini aku sedang berusaha untuk “rendah hati” entah berhasil atau tidak bukan lagi aku yang menilai tapi hati dan perasaan orang lain yang berhadapan dengan kita…Mungkin jika memang “rendah hati” itu bisa kita jalani Insya Allah Allah akan lebih sayang kepada kita…Insya Allah Allah akan memerikan segala kemudahan diantara kesulitan kita…benar begitu??Insya Allah…

Yuk ah maree kita tanamkan “rendah hati” dalam diri dimulai dari sekarang…!!!^_^